Saturday, August 11, 2018

Tahap awal belajar animasi

Banyak anak muda sekarang yang menggemari film-film animasi Hollywood, dan memang saat disuguhkan dengan sinematografi yang luar biasa. Sebagian besar film Holliwood melibatkan suguhan karya animasi. Dan sudah kita ketahui bersama, beberapa tahun terakhir hasil karya animasi disuguhkan dengan begitu sempurna. Ini adalah hasil karya animator-animator terbaik. Jika anda berminat di bidang ini anda bisa mempelajari dan menyiapkan diri dengan sungguh-sungguh.

Dalam artikel kali ini kita akan membahas terkait bagaimana cara memulai belajar animasi. Untuk menjadi animator apa saja yang harus diketahui. Berikut adalah hal yang bisa dilakukan untuk memulai belajar animasi. 

1. Pelajari pengetahuan dasar mengenai animasi

Secara konsep, animasi merupakan rangkaian gambar bergerak.  Di sini diketahui salah satu unsur dari animasi adalah menggambar. untuk memulai mengerjakan gambar animasi paling tidak anda suda bisa menggambar, atau paling tidak tidak mengerti konsep menggambar.  Anda juga harus mengerti mengenai naskas, story board, apa itu story line, apa itu karakter, keyframe, frame. 
 Selain itu dalam dunia animasi ada istilah 12 prinsip dasar animasi, Ollie Johnston dan Frank Thomas tokoh dari Disney menyebut ada 12 hal dasar yang harus dikuasai seorang animator,  yaitu squash and stretch, staging, anticipation,  pose to pose animation and straight ahead action, overlapping action and follow through , arcs, slow in and slow out, timing and spacing, secondary action, solid drawing, exaggeration, dan  appeal.  Ini adalah bagian dasar dari proses membuat animasi.

2. Mengerti konsep penyampaian cerita

Pada dasarnya hasil karya animasi merupakan salah satu hasil visual untuk menyampaikan sesuatu. Jika anda telah berhasil mengerti bagaimana membuat karakter, bagaimana merangkai gambar, berikutnya anda harus mengerti mengenai bagaimana menyampaikan cerita dari karya visual anda. Meskipun ide cerita telah ditulis dalam naskah, story board dan story line, namun seorang animator harus dapat menterjemahkan konsep tersebut ke dalam hasil visual harga bergerak. Di sini  anda juga dituntut untuk bisa mengikuti alur naskah yang telah dibuat.

3. Memulai  belajar menggunakan software animasi

Setelah anda mengerti konsep sebelumnya, selanjutnya anda bisa memulai  belajar penggunaan aplikasi atau software animasi. Saat ini ada beberapa aplikasi yang mumpuni , para animator menggunakan aplikasi ini. Aplikasi tersebut antara lain Autodesk 3D Max, Maya, Blender, dan aplikasi lainnya. Aplikasi ini sebagai tool untuk proses pembuatan karakter, latar, merangkai gambar maupaun memberikan efek-efek visual yang diperlukan.

Tersebut diata merupakan langkah awal yang bisa anda lakukan. Dan untuk lebih lanjut atau anda ingin belajar formal, anda bisa mengambil sekolah jurusan animasi. Untuk rekomendasi di Jakarta anda bisa mendaftar di SAE Institute, sekolah jurusan animasi terbaik. Apabila anda telah memutuskan untuk bergabung, anda bisa DAFTAR SEKARANG.